Langsung ke konten utama

Postingan

PAPAN TULIS BERPUTIHKAN KAPUR

  Kupu-kupu, sayapnya cantik nan indah. Warna terang padanya menandakan kegembiraan, kedatangannya dinanti banyak orang saking langkanya, hinggap pada bunga-bunga harum nan indah pula. Kupu-kupu banyak mengajarkan seseorang arti kebahagiaan. Guru, sepanjang waktu pasti akan di kenang. Sebuah lagu waktu itu mengingatkan kita tentang betapa seorang guru dirindui kedatangannya, “Kugendong tas merahku di pundak, selamat pagi semua kunantikan dirimu didepan kelasku menantikan kami, GURU-ku tersayang GURU tercinta tanpamu apa jadinya aku….” Begitulah bunyi lirik-lirik betapa seorang guru dirindukan. Pahlawan itu bernama guru, tanpa tanda jasa adalah julukannya. Guru sepanjang waktu, tetap dikenang oleh siapapun. Tentang uang bukan tujuan dari seorang guru, jabatan hingga tahta bukan tujuan utama seorang guru, melainkan tujuan mulia untuk mencerdaskan setiap orang untuk sebuah perubahan. Guru, terima kasih. Guru sepanjang waktu, begitulah termaktub dalam buku karangan Solikhin Abu...
Postingan terbaru

Pilihan dan Penyesalan

Bumi masih memiliki pijakan, di mana setiap pijakan ada ujian di dalamnya. Keberanian menjadi titik penting untuk menopang setiap pijakan. Aku berharap untuk tetap tenang terhadap diriku yang masih menjadi penakut ketika melangkah ke depan dan menaiki anak tangga. Teringat, nasehat datang untuk menenangkan diriku pada sebuah pilihan. Dan, inilah pilihanku.... *** Beradaptasi bukan sesuatu yang mudah, aku hidup di kota Makassar selama 24 tahun. Hari ini aku dihadapkan dengan pilihan yang sulit untuk aku jelaskan kepada semua. Sebuah pengalaman akan membentang besar di hadapanku untuk aku arungi bersama di lautan yang penuh dengan tanda tanya. Kota Makassar yang aku cintai dan menjadi tempat naunganku selama ini, pada waktu yang ditentukan aku akan berpisah dengannya. Pilihan yang sangat berat untuk aku putuskan saat ini. Sebuah pemberitahuan terdengar di telingaku dan aku merenung sejenak. Apakah aku harus bertahan atau keluar dan menemukan jati diriku? *** Kota Medan, draft itu menampa...

Nikmat Dunia

Nikmat DUNIA! Dunia sementara, akhirat selamanya.  Perkataan ini sudah jauh sebelum kita mengenal hidayah. Dunia ini sungguh menipu, banyak nikmat-nikmat yang memanjakan mata, merehatkan pikiran hingga akhirnya melupakan akhirat. Semua ini hanyalah tipu daya semata, mengapa? karena dunia itu bagaikan fatamorgana dikejar maka makin semakin jauh dan menghilang. DUNIA ohh DUNIA Betapa besar fitnahmu, menjadikan hati seseorang sangat condong kepada dirimu. Melupakan seluruh jiwanya, dunia ini begitu kejam. Ketika berdiam diri maka dia tak memberi sedikit pun darinya, NIKMAT nya sangat menipu, bahkan sudah termasuk kelas kakap. Ini bukan penghinaan, sekedar pengingat bahwa ketika kamu kelak membaca tulisan ini lalu mulai berfikir entah apa tujuan kita hidup di dunia ialah hanya sebatas beribadah kepada Allah swt. Akhukum FITRA RAMDAHAN

Serial Singkat Tokoh Indonesia : Sjafruddin Prawiranegara

Sjafruddin Prawiranegara lahir pada tanggal 28 Februari 1911 di Anyar Kidul, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Dia merupakan anak kedua dari Raden Arsjad Prawiraatmadja seorang yang pernah menjabat camat di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Sjafruddin Prawiranegara berlatar belakang keluarga taat beragama. Sjafruddin Prawiranegara mulai menempuh pendidikan pertamanya di sekolah Belanda, yaitu ELS ( Europeesche Lagere School ) yang setara dengan sekolah dasar saat itu. Kemudian, Sjafruddin Prawiranegara melanjutkan sekolah Belanda yang bernama MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) yang setara sekolah menengah pertama di Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada tahun 1928. Setelah lulus, Sjafruddin Prawiranegara melanjutkan ke sekolah Belanda lagi yang bernama AMS (Algeme[e]ne Middelbare School) yang setara dengan Sekolah Menengah Atas. Lalu, Sjafruddin Prawiranegara melanjutkan pendidikannya dibangku perkuliahan di jurusan sosial ekonomi RHS (Rechtshogeschool) setara dengan Fakultas Hukum d...

Jangan Jadi People Pleaser!

      Tak semua orang kamu harus buat senang sebelum membuat diri kamu senang terlebih dahulu. Cara terbodoh adalah kita lebih mementingkan urusan orang lain yang membuat diri kita lebih sakit bahkan lebih daripada itu. Membantu sewajarnya boleh-boleh saja. Namun, ketika ia memanfaatkan keadaan kamu itu hal yang tidak wajar.     Kenali keadaan disetiap kamu melangkah. Menjadi people pleause itu cara yang buat kamu merasa tertekan. Carilah kebahagiaan kamu terlebih dahulu sebelum kamu membuat orang lain senang. Kamu berhak untuk senang dahulu lalu setelah kamu bahagia kamu bisa membahagiakan orang lain karena kebahagiaan kamu itu bisa kamu bagi yang ada disekitar kamu.     Jadi kamu tak harus membuat orang bahagia, karena kebahagiaan itu milik siapa yang berusaha mencarinya. Kedai NIPA, Makassar.  17 Desember 2022 -Fitra Ramadhan

Serial Singkat Tokoh Ulama Nusantara : Syekh Jami' Bugis.

SYEKH JAMI' BUGIS Ulama Bugis yang Panjang Umur (1255 - 1361 H/1839 - 1942 M) *** Nama lengkap beliau ialah Jami' bin Abdurrasyid Bugis Ar-Rifa'iy....     Dalam beberapa sumber biografi beliau disebutkan bahwa beliau lahir di Danqalah, atau dalam Bahasa Indonesia "Donggala" pada tanggal 21 sya'ban 1255 , atau sekitar 29 Oktober 1839 M. Nama daerah Donggala di Indonesia berada di Sulawesi Tengah. Disebutkan bahwa beliau ini adalah seorang ulama besar dari Bugis dan diberi umur panjang lebih dari 100 tahun, Allahul-Musta'an.     Disebutkan bahwa beliau berangkat ke kota Mekah pada saat dewasa, yaitu sekitar tahun 1270 H/1854 M dan menetap di sana. Beliau menuntut ilmu bersama para sahabat-sahabatnya dari Indonesia juga, di antararany : Sayid Ahmad Dahlan, Syekh Sa'id Babushail, Sayid Husain Al-Habsyiy, Sayid Muhammad Amin RidwanAl-Madaniy, Syekh Falih Azh-Zhahiriy Al-Madany, dan Syekh Abdusy Syakur bin Abdul Jalil Surabaya.     Selama di kota Mekah beli...

Arti Pengorbanan

          Hidup tak jauh dari sebuah cobaan, setiap orang memiliki kehidupannya masing-masing dan setiap kehidupan pasti ada cobaan dan rintangan yang datang tak menentu. Pun, Kalian tak bisa lepas dari itu semua tapi kalian bisa melewatinya dengan bersabar, berdoa dan berusaha.     Jadilah pembeda disetiap orang. Kenali diri kamu sendiri dan carilah akan kemana kau bawa kehidupanmu. Bahkan ada diantara manusia yang tak paham akan kemana jalan kehidupan mereka, mereka hanya bisa menghabiskan waktunya setiap hari. Kata orang sih "Santai Saja" tapi santai itu boleh dengan beberapa keadaan yang akan dituliskan setelah beberapa nasehat yang akan di kutip.     Kawan; kehidupan bukan hanya tentang tidur dan bangun, makan dan minum, jalan dan duduk. Namun, lebih daripada itu semua, ketika kamu menggunakan seluruh waktu dan usaha kamu dengan maksimal maka buah yang dihasilkan dari setiap tetesan keringat kamu itu akan menjadi buah yang sangat m...