Langsung ke konten utama

Kutipan Buat Sang Pemalas



Teruntuk kamu yang merasa malas dalam kehidupan.
Tahukah bahwa apa yang terjadi sekarang akan tercermin di masa depan ?

MALAS.
    Terkadang seseorang ingin terhindar dari perbuatan MALAS. Namun, mereka tak paham bagaimana caranya, apa yang harus dilakukan. Tak pernah berfikirkah kalian bahwa apa yang kalian lakukan, yaitu rebahan, main sosmed, nonton youtube dan semisalnya ketika dikerjakan secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kehidupan.

    Zaman sekarang ialah zaman teknologi tak lepas dari yang namanya serba online. Banyak orang yang merasa lebih butuh teknologi daripada sebuah makanan dan sosial. Sosial sekarang sudah masuk kepada yang namanya sosial media. Dahulu kala, sosial mereka besar bahkan lebih besar dari saat sekarang. Mengapa ? karena mereka belum mengenal gadget. Kita tak membandingkan secara berlebihan dengan dahulu, sekarang pun kita masih bisa bersosial lebih besar lagi dikarenakan teknologi yang jauh lebih modern.

    Malas merupakan salah satu cara untuk menjadi seorang yang gagal di masa depan. Tak ada yang melarang kalian malas tapi setiap dari kemalasan yang kalian manjakan akan menjadi sebuah batu besar dan menghalangi jalan menuju keberhasilan.

    Bukankah kita dituntut untuk mengejar cita-cita ? Renungilah perkataan Presiden ke-3 RI "Jikalau anda bercita-cita, maka tinggikanlah cita-cita itu setinggi langit, jika belum setinggi langit maka itu bukan cita-cita namanya." Naikkan sampai kelangit sampai kau tahu bahwa bercita-cita itu membutuhkan tubuh yang rajin, jauh dari kemalasan dan setiap melakukan kemalasan kita patut sadar bahwa apa yang aku kerjakan sekarang ialah buah dimasa depan.

    Mari sama-sama berproses dan berprogres, jangan sampai melakukan hal yang sia-sia. Bahkan ada orang yang berjuang mati-matian hanya untuk melampui satu orang. Kutipan ini diperuntukkan kepada kamu yang membacanya karena rasa MALAS datang kepada siapa saja dan dimana saja. Maka dari itu atur waktu kamu sebaik mungkin dan konsisten disegala apa yang akan kamu capai baik itu harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan.

    Jadilah orang yang bekerja keras dan siap merasakan manisnya buah keberhasilan. Jauhi rasa malas karena itu akan menjadikan kamu orang yang sangat merugi dan menyesal.
    
*Note : Konsisten.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAPAN TULIS BERPUTIHKAN KAPUR

  Kupu-kupu, sayapnya cantik nan indah. Warna terang padanya menandakan kegembiraan, kedatangannya dinanti banyak orang saking langkanya, hinggap pada bunga-bunga harum nan indah pula. Kupu-kupu banyak mengajarkan seseorang arti kebahagiaan. Guru, sepanjang waktu pasti akan di kenang. Sebuah lagu waktu itu mengingatkan kita tentang betapa seorang guru dirindui kedatangannya, “Kugendong tas merahku di pundak, selamat pagi semua kunantikan dirimu didepan kelasku menantikan kami, GURU-ku tersayang GURU tercinta tanpamu apa jadinya aku….” Begitulah bunyi lirik-lirik betapa seorang guru dirindukan. Pahlawan itu bernama guru, tanpa tanda jasa adalah julukannya. Guru sepanjang waktu, tetap dikenang oleh siapapun. Tentang uang bukan tujuan dari seorang guru, jabatan hingga tahta bukan tujuan utama seorang guru, melainkan tujuan mulia untuk mencerdaskan setiap orang untuk sebuah perubahan. Guru, terima kasih. Guru sepanjang waktu, begitulah termaktub dalam buku karangan Solikhin Abu...

Arti Pengorbanan

          Hidup tak jauh dari sebuah cobaan, setiap orang memiliki kehidupannya masing-masing dan setiap kehidupan pasti ada cobaan dan rintangan yang datang tak menentu. Pun, Kalian tak bisa lepas dari itu semua tapi kalian bisa melewatinya dengan bersabar, berdoa dan berusaha.     Jadilah pembeda disetiap orang. Kenali diri kamu sendiri dan carilah akan kemana kau bawa kehidupanmu. Bahkan ada diantara manusia yang tak paham akan kemana jalan kehidupan mereka, mereka hanya bisa menghabiskan waktunya setiap hari. Kata orang sih "Santai Saja" tapi santai itu boleh dengan beberapa keadaan yang akan dituliskan setelah beberapa nasehat yang akan di kutip.     Kawan; kehidupan bukan hanya tentang tidur dan bangun, makan dan minum, jalan dan duduk. Namun, lebih daripada itu semua, ketika kamu menggunakan seluruh waktu dan usaha kamu dengan maksimal maka buah yang dihasilkan dari setiap tetesan keringat kamu itu akan menjadi buah yang sangat m...

Serial Singkat Tokoh Ulama Nusantara : Syekh Jami' Bugis.

SYEKH JAMI' BUGIS Ulama Bugis yang Panjang Umur (1255 - 1361 H/1839 - 1942 M) *** Nama lengkap beliau ialah Jami' bin Abdurrasyid Bugis Ar-Rifa'iy....     Dalam beberapa sumber biografi beliau disebutkan bahwa beliau lahir di Danqalah, atau dalam Bahasa Indonesia "Donggala" pada tanggal 21 sya'ban 1255 , atau sekitar 29 Oktober 1839 M. Nama daerah Donggala di Indonesia berada di Sulawesi Tengah. Disebutkan bahwa beliau ini adalah seorang ulama besar dari Bugis dan diberi umur panjang lebih dari 100 tahun, Allahul-Musta'an.     Disebutkan bahwa beliau berangkat ke kota Mekah pada saat dewasa, yaitu sekitar tahun 1270 H/1854 M dan menetap di sana. Beliau menuntut ilmu bersama para sahabat-sahabatnya dari Indonesia juga, di antararany : Sayid Ahmad Dahlan, Syekh Sa'id Babushail, Sayid Husain Al-Habsyiy, Sayid Muhammad Amin RidwanAl-Madaniy, Syekh Falih Azh-Zhahiriy Al-Madany, dan Syekh Abdusy Syakur bin Abdul Jalil Surabaya.     Selama di kota Mekah beli...